Seorang Kakek Asal Jakbar Tega Cabuli Remaja Umur 14 Tahun di Tangerang

oleh -2 Dilihat

Fokuspembaca.com, Tangerang – Pria berinisial W (53), warga Kayu Besar, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat diamankan polisi Polsek Teluknaga usai dilaporkan atas kasus pencabulan seorang anak perempuan berusia 14 tahun.

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Aryono mengatakan, aksi bejad W itu terjadi pada sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (20/8/2023) di sebuah penginapan di wilayah Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Namun, pelaku baru dilaporkan oleh bibi korban berinisial T pada sekitar pukul 21.00 WIB, Selasa (17/10/2023).

“Pada hari Selasa, (17/10/2023) kemarin, telah datang korban ke Polsek Teluknaga didampingi oleh bibinya melaporkan kejadian bahwa korban telah disetubuhi oleh pria berinisial W, pada Minggu, 20 Agustus 2023 silam,” ujar Aryono.

Usai menerima laporan bibi korban, unit Reskrim Polsek Teluknaga pun langsung mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Terhadap korban pun sudah dilakukan tindakan visum untuk memperkuat laporan dan tuntutan terhadap pelaku nantinya.

“Setelah mendapatkan barang bukti, berupa hasil Visum et Repertum (VeR), pakaian korban saat kejadian dan motor Yamaha Mio yang digunakan terduga pelaku. Kapolsek Teluknaga AKP Anggie Agus Putra bersama Kanit Reskrim Iptu Darwin Sirait langsung bergerak cepat mengamankan terduga pelaku di kediamannya,” jelasnya.

Setelah ditangkap, pelaku diserahkan Personil Polsek Teluknaga ke Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya, untuk ditangani unit pelayanan perempuan dan anak (PPA).

“Kami (polisi) telah juga berkordinasi dengan pihak P2TP2A Kecamatan Teluknaga, termasuk melibatkan dokter psikiater untuk memulihkan kondisi mental korban,” ungkapnya.

Atas insiden ini, pelaku dikenakan pelanggaran hukum tindak pidana kekerasan terhadap anak, dalam Pasal 76 Jo 80 (2) UU RI Nomor 36 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun penjara. (Iksan/Ivon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.