Rawan Kemalingan, Warga Tangerang Patungan Beli CCTV

oleh -9 Dilihat

Fokuspembaca.com -Warga kampung Kober, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang mengeluhkan wilayahnya rawan kemalingan. Pasalnya, dalam satu minggu terjadi setidaknya dua sampai tiga kali aksi pencurian.

Atas hal tersebut, para warga akan bergotong royong membangun portal dan melakukan pemasangan CCTV di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Agus Salim, Ketua RT 001 RW 003.

“Kita mau pasang portal yang di deket rumah di ujung sama yang di ujung jalan, jadi lewatnya khusus. Kita antisipasi, lah. Sama kita juga mau pasang CCTV di depan gang arah jalan besar biar bisa dibantu,” ungkapnya Rabu (15/2/2023)

Masih kata Agus, para warga sudah kewalahan dengan aksi para pencuri yang meresahkan masyarakat. Pasalnya, mulai dari kotak amal Masjid, motor, mobil tidak luput jadi incaran pelaku maling.

Salim menyebut, bisa terjadi kemalingan 5- sampai 6 kali paling sedikit setiap tahunnya. Karena itu, tambah dia, dirinya sering kali mengajak anak-anak muda untuk berkeliling menjaga kampung. Di samping itu, Salim menghimbau warganya agar tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga harta bendanya.

Lebih jauh dirinya merinci, pada awal tahun 2023 sudah terjadi aksi pencurian. Yang paling terbaru, kata dia, pencurian sepeda motor milik Ade Aji pada Jumat (10/2/2023).

Sebelum kejadian maling motor milik Ade Aji, kata Wawan, pada Kamis, 2 Februari 2023 sebuah kotak amal masjid ada yang bobol. Berselang satu hari, terjadi pembobolan pecah kaca mobil.

“Rawan di sini, mah. Kampung Kober, mah, sering banget kejadian kemalingan,” kata Wawan.

Pernyataannya tersebut, dibenarkan oleh pengusaha warung sambal gledek, yang kaca mobilnya dibobol, Rafiz mengungkapkan, kejadian itu terjadi pada Jumat, 3 Februari 2023. Menurut Rafiz, kerawanan wilayah itu lantaran berada di pinggir Jalan Raya Benteng Betawi.

“Kejadian habis magrib, posisi parkir mobil ada celah buat satu motor, jadi posisi kaca bagian kiri yang dipecah. Rawannya karena deket jalan raya sama stasiun, tempat maling mondar-mandirlah,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kapolsek Tangerang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suyatno, yang telah secara langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kehilangan motor milik Ade Aji, masih mendalami kasus tersebut. Dan sampai saat ini, kata Suyatno, pihaknya masih mempelajari hasil dari olah TKP, baik dari saksi-saksi maupun rekaman CCTV. (Iksan/Mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.