Kopilot Tewas di Halmahera, Lulusan Terbaik STPI Angkatan 67

oleh -25 Dilihat
Jenazah Kopilot Muammad Septian Alhadi tiba di rumah duka. (Erwin/Fokuspembaca.com)

Fokuspembaca.com – Muhammad Septian Alhadi, seorang Kopilot asal Cipondoh, Kota Tangerang yang tewas di Halmahera, Maluku Utara dikenal sebagai lulusan terbaik angkatan 67 di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI). Dirinya dikenal sebagai sosok humble yang pandai bergaul.

Sosok Kopilot yang tewas di hutan Halmahera ini dikenal dekat dengan rekan kerjanya. Septian juga dikenal sebagai Pilot terbaik yang dimiliki PT Perusahaan Tambang Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

Sebelumnya helikopter yang membawa Septian bersama rekannya dikabarkan mengalami hilang kontak pada Selasa (20/02/2024) di hutan Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Bambang Narayana VP Of External Affair & GCG Whitesky Aviation mengatakan jika Septian merupakan orang terbaik yang mereka miliki.

“Kami kehilangan pilot terbaik kami,” ujarnya di rumah duka, Kamis 22 Februari 2024.

Kata dia, saat melakukan penerbangan kondisi cuaca sedang baik. Meski demikian, di lokasi tersebut cuaca dapat berubah kapan saja.

“Fenomena cuaca disana bisa brubah di perjalanan. Apalagi sekarang masih musim hujan. Tapi waktu penerbangan si visibility normal. Namun mungkin belum pasti penyebab apa masih diselidiki KNKT,” ujarnya.

Saat itu, lanjut Bambang, ketinggian helikopter dalam penerbangan mencapai ketinggian 2000 pebih.

“Saya tidak mengira ngira tapi itu sekitar diatas 2300,” ujarnya.

Kondisi helikopter, lanjutnya, juga dipastikan dalam kondisi baik dan telah dilakukan pengecekan sebelum terbang.

“Memang pas ditemukan rusak. Waktu penerbangan kondisi baik semua tidak ada warning dan tanda lain. Heli buatan 2012,” kata dia.

Atas kecelakaan tersebut, tambah Bambang, pihaknya mengaku kehilangan sosok terbaik yang dimiliki. Apalagi, Septian merupakan salah seorang pilot dengan predikat lulusan terbaik.

“Sosok Almarhum Pilot Curug angkatan 67 itu sangat baik dan lulusan terbaik, dia disiplin terhadap tugas dan savety. Jadi sangat bagus. Jadi catatan kami sangat bagus. Dia anak muda yang sangat bertanggungjawab,” ujarnya.

“Dia deket ke siapapun bahkan sama OB juga. Kami merasa kehilangan pilot terbaik almarhum sudah bekerja dari tahun 2020 dan sudah melewati ribuan jam penerbangan,” tukasnya.

Almarhum kini disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) keluarga yang berlokasi tidak jauh dari rumah duka. (Erwin/Mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.