Kebakaran TPA Rawa Kucing Akibatkan Asap Tebal, Warga Sekitar Mengungsi Sementara

oleh -0 Dilihat

Fokuspembaca.com, Kota Tangerang – Puluhan warga yang tinggal di Jalan Iskandar Muda terpaksa diungsikan sementara akibat kepulan asap tebal yang sudah mengepung area tempat tinggal mereka. Asap tebal itu berasal dari insiden Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing terbakar pada Jumat (20/10/2023).

Warga yang terdampak akibat kebakaran itu telah dievakuasi dan mendiami posko pengungsian sementara di Kantor Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, evakuasi warga ke posko pengungsian itu dilakukan untuk mengantisipasi supaya warga tidak terkena penyakit yang bisa ditimbulkan dari menghirup asap kebakaran sampah itu.

“Sementara kita evakuasi mereka ya, karena asap dari kebakaran ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan warga sekitar,” ujar Arief di lokasi, Sabtu (21/10/2023).

Arief menjelaskan, para warga yang mengungsi di Kantor Kecamatan Neglasari sebanyak 34 orang dengan rincian yakni 19 orang dewasa dan 15 anak-anak.

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang telah melakukan distribusi bantuan makanan untuk warga terdampak itu.

“Kita sudah suruh pihak dinsos untuk memberi bantuan terutama makanan untuk para pengungsi,” ucapnya.

Di sisi lain salah satu pengungsi bernama Yadi (47) mengaku, dirinya serta keluarga memang lebih memilih mengungsi daripada bertahan di rumah mereka yang berada dekat dengan tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran lantaran kondisi di sekitar TPA Rawa Kucing tersebut sangat membahayakan keluarganya.

Yadi juga mengkhawatirkan kondisi jika terjadi angin besar. Sebab, angin kencang itu berpotensi membuat api bisa merambat ke permukiman dan menyebabkan kebakaran.

“Itu kan sebagian udah ada merambat ke rumah warga, selain asap itu yang sangat saya khawatirkan. Biar anak dan istri saya mengungsi saya disini mantau keadaan rumah sekalian benahi barang-barang berharga,” sebutnya.

Menurut Yadi, bahwa kebakaran yang terjadi saat ini di merupakan kebakaran yang sangat besar lantaran api terus merambat ke gunungan sampah yang semakin meluas.

“Ini kebakaran yang paling parah sih, sampai dua hari aja belum bisa dipadamkan api. Sebelumnya pernah kebakaran tapi engga sampai begini dampaknya,” pungkasnya.

Terpantau di lokasi pada sore hari ini, Sabtu (21/10/2023), terlihat kepulan asap tebal yang ditimbulkan dari kebakaran menutupi pandangan di Jalan Iskan Muda, sehingga akses jalan pun harus di tutup. (Iksan/Ivon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *