Jalan Gatot Subroto Periuk Direndam Banjir Akibat Air Kali Sabi Meluap

oleh -25 Dilihat

 

Fokuspembaca.com, Kota Tangerang – Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang terendam banjir dengan ketinggian 40 sentimeter tadi malam, Kamis (4/1/2024). Banjir terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Tangerang sejak sore hari dan membuat air Kali Sabi meluap.

 

Bahkan sampai pukul 22.00 WIB tadi malam, banjir masih merendam area jalan protokol tersebut dan menyebabkan aktivitas pengguna jalan terganggu.

 

Kendati terpantau banyak pengendara baik roda dua maupun roda empat yang nekat menerobos jalanan banjir itu, sebagian dari pengendara lain memilih mencari jalan alternatif menghindari banjir itu.

 

Ilham, salah satu pengendara yang ingin pulang kerumahnya di wilayah Cengkareng mencoba berusaha memaksa untuk melewati banjir itu agar cepat sampai. Namun justru mesin kendaraan miliknya mogok ditengah banjir tersebut.

 

“Dari bitung mau pulang ke Cengkareng, udah 30 menit disini karena motor mati, ” ujar Ilham di lokasi. ” ucapnya.

 

Ilham mengatakan, banyak dari pengendara lain juga yang mengalami mati mesin saat mencoba menerobos banjir itu. Sebab, banjir di jalan tersebut cukup dalam dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter.

 

“Banyak itu pengendara yang mogok juga motornya, terus ada juga yang pada jatuh, soalnya lumayan dalam ini, belum lagi arus air dari mobil yang nerobos banjir juga, ” paparnya.

 

Dia mengaku, banjir itu bukanlah yang pertama kali terjadi. Sebab, jika hujan turun dengan intensitas tinggi banjir akan menggenangi jalan tersebut.

 

“Udah bukan sekali ini aja banjir, udah sering disini mah, malah bisa lebih parah dari ini. Apalagi kalo ujan deres terus lama juga, pasti banjir. Kan udah gitu jalan juga deket sama kali, ” bebernya.

 

Untuk itu, Ilham berharap ke depannya kepada pihak terkait agar banjir di lokasi tersebut bisa segera teratasi.

 

“Ya harapannya sih banjir di sini biar cepet diatasi, karena kalo masih terus gini masyarakat yang akses utamanya hanya jalan ini maupun berangkat kerja atau pulang kan jadi susah, ” pungkasnya. (Iksan/Ivon)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *