Heli Waterbooming Mondar-mandir Padamkan Kebakaran TPA Rawa Kucing Hari ke-4

oleh -0 Dilihat

Fokuspembaca.com, Kota Tangerang – Kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing belum juga berakhir meski sudah empat hari. Pemerintah Kota Tangerang pun telah meminta bantuan untuk menurunkan waterbooming dal mengatasi insiden ini.

Sebuah waterbooming telah dijadwalkan melakukan aktivitas penyiraman ke titik panas api di lokasi kebakaran TPA Rawa Kucing, pagi ini Senin (23/10/2023).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Maryono Hasan mengatakan, jika heli waterbooming itu akan melakukan 50 kali penyiraman dengan menyiramkan sebanyak 800 liter air ke titik-titik api yang masih menyala.

“BNPB telah mengirimkan satu unit heli waterbooming PK-DBM/ AS350B3e ke TPA Rawa Kucing untuk proses pemadaman serta pendinginan,” ujar Maryono saat dijumpai di lokasi, Senin.

Maryono menjelaskan, pengoperasian heli waterbooming tersebut nantinya akan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Hal tersebut terus dilakukan sampai empat hari ke depan untuk memaksimalkan titik api agar padam.

“Jadi heli ini beroperasi dari pukul 7.30 WIB sampai jam 11.00 WIB, lalu disambung lagi nanti jam 14.00 WIB sampai jam 17.00 WIB,” jelasnya.

Kendati demikian, Maryono pun menyebut jika proses  penggunaan waterbooming itu akan terus dilakukan hingga malam hari agar dapat memaksimalkan adanya titik-titik apai yang masih bermunculan.

“Melihat kondisi saat ini kita proses kan pemadaman masih terus berlangsung sampai 4 hari ke depan,” kata dia.

Sementara itu, salah satu warga sekitar bernama Adit (29) berharap dengan adanya bantuan heli waterbooming itu segera dapat memadamkan api yang masih terdapat di beberapa titik.

“Dengan adanya bantuan heli waterbooming ini semoga kebakaran bisa cepat teratasi, ini juga sudah memasuki hari keempat juga,” tambahnya.

Adit menjelaskan, bahwa saat ini warga yang berada di sekitar lokasi TPA mulai melakukan pengungsian akibat asap tebal yang sudah meluas.

“Udah pada ngungsi si termasuk keluarga saya ya, soalnya ini asep udah meluas khawatirnya banyak warga yang kena penyakit sesak nafas atau sebagainya. Makanya lebih memilih ngungsi,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran yang melanda TPA Rawa Kucing itu berlangsung sejak Jumat (20/10/2023). Namun hingga hari ini memasuki hari ke-4 api pun belum bisa dipadamkan dan masih terus meluas.

Warga sekitar yang turut bertempat tinggal dekat dengan lokasi kebakaran pun harus mengungsikan akibat asap tebal yang membahayakan. (Iksan/Ivon)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *