Gempa di Banten Dirasakan Warga Tangerang

oleh -1 Dilihat
Warga Kota Tangerang Selatan yang merasakan gempa.(Fokuspembaca.com)

Fokuspembaca.com – Pagi ini, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang kabupaten Lebak, Banten. Namun gempa tersebut juga dirasakan masyarakat Jakarta hingga Tangerang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari twitter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 5,2 ini terjadi pada pukul 07:35 WIB. Titik koordinat gempa 7,43 LS-105,88 BT dengan kedalaman gempa 10 km.

Dalam cuitannya, gempa bumi berpusat di laut 66 km Tenggara Muarabinuangeun Banten dan tidak berpotensi tsunami.

Dikutip dari twitter Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Dr. Daryono, mengungkapkan setelah di-update, kekuatan gempa Banten hari ini sebesar magnitudo 5,2.

“Gempa yang baru saja terjadi memiliki kedalaman 41 km dengan mekanisme geser-naik (oblique thrust) tampaknya berasosiasi dgn bidang kontak antar lempang di zona megathrust,” kata Daryono dalam cuitannya.

Daryono meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang beredar yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Masyarakat diminta untuk menghindari bangunan yang sudah retak atau rusak agar tidak tertimpa reruntuhan bangunan yang disebabkan gempa.

Sementara itu, Hikmah (40) warga Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan mengaku merasakan gempa pada hari sekitar pukul 07:35 WIB. Beberapa lampu dan pot bunga dirumahnya berguncang selama beberapa detik.

“Saya lagi nyiram tanaman di teras rumah pagi-pagi jam setengah 8 nan lah, tiba-tiba pot bunga saya yang digantung pada goyang semua,” ucapnya saat dijumpai Fokuspembaca.com (7/2/2023)

Wanita berusia 40 ini menuturkan, gempa terjadi hanya beberapa detik saja.

“Tadi gempanya cuma sebentar cuma beberapa detik aja, tapi khawatir juga takut ketiban runtuhan rumah, makanya saya langsung lari keluar,” terangnya.

Dirinya berharap agar tidak terjadi gempa susulan dan tidak berpotensi tsunami.

“Mudah-mudahan ga terjadi gempa susulan lah dan ga berpotensi tsunami, kasian orang-orang yang daerahnya kena paling parah,” tuntasnya. (Alpin Hipdzilah/Mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.