Gelar Apel Kesiapan Nataru 2024, AP II Kerahkan 4000 Personil Untuk Amankan Bandara Soetta

oleh -11 Dilihat

Fokuspembaca.com, Bandara Soetta – Demi menjaga keamanan dan kelancaran dalam periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), Angkasa Pura II menggelar Apel kesiapan Nataru 2024 di Terminal 1B Bandara Soetta, pada Kamis pagi (14/12/2023).

Eksekutif General Manager Bandara Soetta, Dwi Ananda Wicaksana Mengatakan, apel kesiapan Nataru 2024 ini di ikuti oleh ribuan personil yang di ikuti oleh para stakeholder di Bandara Soetta.

“Total petugas yang akan melayani baik service maupun pengamanan tidak kurang dari 4.000 petugas, di ikuti oleh seluruh stakeholder dari AirNav, Polres, Otban, TNI-Polri, Bea Cukai, Imigrasi, KKP support semua kepada Bandara Soekarno-Hatta untuk melayani semua penumpang Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Dwi menjelaskan, apel tersebut juga dilakukan untuk menetapkan tugas pokok dan fungsi pasukan yang dikerahkan dari setiap instansi ataupun stakeholder.

“apel tadi dilaksanakan agar personel semua mengetahui tugasnya masing-masing dan menyiapkan sesuai tugas pokok masing-masing, jadi mulai hari ini kita sudah bersiap khususnya Bandara Soekarno-Hatta,” jelasnya.

Ia pun menambahkan nantinya di setiap area check in pihaknya juga akan menambah petugas guna menghindari penumpukan dan memberikan rasa aman bagi pengguna jasa penerbangan.

“Kita juga melakukan penebalan di sisi check in area karena area publik. Jadi di seluruh terminal 1,2,3 perlu tetap petugas melakukan profiling dan menunjukkan rasa aman kepada pengguna jasa di bandara,” tambahnya.

Bahkan, kata Dwi, pola rekayasa lalu lintas kendaraan lalu lalang di kawasan Bandara Soetta juga sudah dipersiapkan bersama jajaran Polresta Bandara Soetta di momen Nataru 2023-2024 tersebut.

“Lalu lintas sudah kita lakukan pola koordinasi dengan teman-teman dari Polresta Soekarno Hatta. Pada waktu tertentu kita sudah sepakati beberapa pengalihan jalur lalu lintas. Kemudian kita juga melakukan penebalan di curve side setiap terminal agar mengurangi penurunan atau kenaikan penumpang terlalu lama agar kemacetan bisa terurai,” tutup Dwi. (Bagus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.