BP3MI Pulangkan 2 Jenazah WNI, Satu Diantaranya Diduga Korban Kekerasan

oleh -0 Dilihat

Fokuspembaca.com – Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) memulangkan dua jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia. Salahsatu diantaranya meninggal dengan penuh luka.

Kepala PLT BP3MI Banten, Dharma Saputra beserta jajaran Imigrasi dan juga Polisi Bandara Soekarno Hatta, sempat terkendala atas pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Jumanah.

Diketahui, Jumanah telah di pulangkan ke keluarganya karena meninggal dunia dengan penyakit yang di deritanya.

“Saudari Jumanah kita pulangkan ke keluarganya tadi malam, dan tiba di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 17.30 WIB, kita pulangkan ke rumah keluarga beliau dan di sambut dengan baik oleh keluarga sekitar pukul 21.00 WIB,” ucap Dharma.

Dharma mengatakan, jasad Jumanah di pulangkan ke alamat rumahnya di daerah Kabupaten Tangerang.

“Beliau ini bekerja di Arab Saudi, dan beliau juga meninggal akibat penyakit yang di deritanya yaitu masalah di usus buntu, jadi ini merupakan pukulan yang berat bagi keluarga Jumanah,” katanya.

“Kami dari BP3MI Banten dan juga jajaran di Bandara Soekarno Hatta mengucapakan turut berduka cita atas berpulangnya almarhumah ibu Jumanah. Semoga keluarga di kuatkan, semoga tabah menjalaninya,” lanjutnya.

Dalam hal seperti ini, kata Dharma, ini merupakan suatu pembelajaran bagi masyarakat yang ingin bekerja ke negara luar. Bahwa kesehatan itu lebih penting ketika bekerja di luar negri.

“Kepada masyarakat mari kita bekerja sesuai dengan prosedural, karena ketika kita bekerja secara prosedural kita di pastikan kesehatannya, kita di pastikan asuransinya, kita juga di pastikan bahwa pengguna jasa kita yang bekerja di luar negri itu valid,” tuturnya.

Lanjut Dharma, dirinya mengaku mendapat laporan dari perwakilan Kementerian Luar Negri, bahwa korban bernama Ene ini mengalami kekerasan oleh majikanya ketika bekerja di Luar Negri.

“Diduga bahwa Almarhumah Ene itu mengalami penyiksaan, tapi ini masih dalam penyidikan oleh kepolisian setempat yang di dukung oleh Kementerian Luar Negeri, semoga cepat tuntas permasalahanya,” ujarnya

“Kami sudah bertemu langsung pada Tanggal 24 Januari 2023 dengan keluarganya di daerah Kabupaten juga dan sudah memberitakan kabar tersebut. Keluarganya berharap Pemerintah segera dapat mengurus pemulangannya dan menindak lanjuti jika ada tindakan penyiksaan di tempat Ene bekerja,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, dalam peran BP3MI ini yang bekerjasama dengan Dinas yang juga di bantu oleh pihak Imigrasi dan juga Polisi bandara Soekarno Hatta. Akan mengirim jenazah pulang sampai ke daerah tempat tinggalnya.

“Tentu kita akan mengurus Kargonya dan juga Ambulance untuk mengantarkan jenazah sampai ke tempat tinggal asalnya,” tuntasnya. (Iksan/Mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.