Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan di Tumpukan Sampah di Batuceper Tangerang

oleh -0 Dilihat
Bayi perempuan baru lahir ditemukan di tumpukan sampah di sebuah lahan kosong di Jalan KH Kilin RT 004 RW 05, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang pada Minggu (15/10/2023).

Fokuspembaca.com, Kota Tangerang – Penemuan bayi baru lahir di tumpukan sampah pada lahan kosong di Jalan KH Kilin RT 004 RW 05, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang pada Minggu (15/10/2023) menggegerkan warga. Penemuan bayi ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Batuceper Kompol Susida Aswita mengatakan, piket Reskrim Polsek Batuceper telah menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan bayi yang diduga baru beberapa jam saja dilahirkan saat itu.

“Pada hari Minggu , 15 Oktober 2023 sekira Jam 08.00 WIB, Piket Reskrim Polsek Batuceper menerima laporan adanya penemuan bayi dalam bungkus kantong plastik dengan dibalut kain handuk kecil warna coklat,” ujarnya.

Bayi mungil itu ditemukan seorang warga sekitar pukul 07.45 WIB. Warga tersebut mendengar suara tangisan bayi saat melintas di jalanan itu.

Ia pun menghentikan laju kendaraannya dan mencari sumber suara tangisan. Didapati suara tangisan itu berasal dari sebuah kantong plastik.

Setelah diperiksa ternyata ada seorang bayi perempuan yang masih penuh darah dan ari-ari di dalam kantong plastik itu.

“Menurut keterangan dokter yang memeriksa kondisi bayi tersebut diperkirakan lahir sekitar pukul 06.00 WIB di hari yang sama, karena darah nampak masih segar,” jelasnya.

Bayi tersebut memiliki kulit berwarna putih, dengan panjang tubuh 48 cm, dan berat 2,9 kilogram. Kini bayi perempuan itu dalam perawatan intensif di rumah sakit.

“Kami telah memeriksa saksi-saksi, belum diketahui siapa kedua orangtua dari bayi tersebut. Kami (polisi) masih mendalami keberadaan kedua orangtuanya,” kata dia.

Atas temuan bayi perempuan di tumpukan sampah ini, Polsek Batuceper, Polres Metro Tangerang kota, Polda Metro Jaya langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang guna perawatan bayi itu ke depannya. (Iksan/Ivon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *