Atap SDN 02 Pondok Cabe Udik Tangsel Ambruk, Ujian Sekolah Ditunda Sementara

oleh -9 Dilihat
tap sebuah gedung Sekolah Dasar Negeri 02 Pondok Cabe Udik yang berlokasi di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan ambruk pada Sabtu (25/11/2023). (Fokuspembaca.com/Iksan)

Fokuspembaca.com Tangerang Selatan – Pasca insiden robohnya atap bangunan Sekolah dasar Negeri 02 Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan roboh, ujian akhir semester ratusan siswanya terpaksa ditunda sementara.

Atap sekolah itu roboh diterpa hujan disertai angin kencang pada hari Sabtu (25/11/2023). Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, tetapi robohnya atap sekolah mengganggu aktivitas belajar-mengajar di sana.

Padahal, pihak sekolah telah menjadwalkan ujian akhir semester untuk seluruh siswa akan dilaksanakan mulai hari ini, Senin (27/11/2023).

Atas insiden ini, Kepala SDN 02 Pondok Cabe Udik Tangsel, Sofyan pun memerintahkan agar kegiatan ujian akhir semester diundurkan sementara jadwalnya.

“Jadi ujiannya saya undur. Insya Allah tak masalah karena soal (ujian) kami yang buat semua,” ujarnya saat dijumpai, Senin (27/11/2023).

Selain mengundurkan jadwal ujian akhir semester, pihak sekolah juga menerapkan kegiatan belajar mengajar dengan sistem pendidikan jarak jauh (PJJ) sampai kondisi bangunan sekolah diperbaiki.

“Dan tadinya kalau saya (tetapkan) PJJ pun untuk ujian ini tidak memungkinkan karena soal-soal sudah saya fotocopy semuanya. Jadi alternatif terakhir ini tentatif bagi saya dan saya ambil kebijakan (ujian sekolah diundru dan KBM jarak jauh),” jelasnya.

Menurut Sofyan, hal ini dilakukan untuk memaksimalkan kegiatan belajar-mengajar bagi siswa dan guru, serta meminimalisir dampak psikologis bagi mereka semua.

“Karena bagaimanapun juga secara psikologis terpengaruhi. Makanya saya ingin kondusif dulu. Saya koordinasi dengan kabid/kasi (Dinas Pendidikan Tangsel). Dipecahkan (solusinya saat ini) PJJ dahulu,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan fokuspembaca.com di lokasi hari ini, tampak sekolah tersebut sepi tanpa ada siswa yang melakukan aktivitas di sekolah itu. Hanya terlihat beberapa guru saja hilir-mudik di sana.

Saat ini pihak sekolah pun telah melaporkan kejadian tersebut dengan dinas terkait untuk segera direnovasi, agar aktivitas di sekolah itu bisa kembali normal.

“Saya sudal lapor ke Dinas dan Tata Bangunan (Kota Tangsel),” ujar Sofyan. (Iksan/Ivon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.